Menjadi Anak Siaga

Sikap Siaga

Namaku Rani. Ayah mengajariku cara menjadi Anak Siaga.

"Apa itu siaga, Ayah?" tanyaku. Ayah tersenyum dan menjawab, "Siaga artinya kita sudah siap!"

Jika bumi bergetar dan ada gempa... Aku tidak perlu takut dan menangis. Aku siaga untuk melindungi kepalaku. Aku siaga untuk bersembunyi di bawah meja. Atau, aku diam di tempat yang aman.

Jika air laut naik dan ada tsunami... Aku siaga untuk segera lari. Aku tidak menunggu air datang. Aku lari ke tempat yang tinggi bersama Ayah.

Mengapa kita harus siaga? Supaya kita tahu apa yang harus dilakukan. Supaya kita tetap aman dan selamat.

"Hore! Aku sekarang Anak Siaga!" seruku. Aku siap, aku berani, dan aku tidak bingung!

Susun Jawaban

Soal 1 dari 5

Pertanyaan akan muncul di sini